Framework Paling Ringan untuk Blog di 2026
Sebagai developer, kita sering terjebak dalam dilema: pilih performa atau kemudahan?
Ketika membangun personal blog, tujuannya jelas: Kecepatan dan SEO. Tapi dengan ribuan framework di luar sana (Next.js, Nuxt, Remix, Astro, SvelteKit), mana yang benar-benar paling efisien untuk konten statis?
Artikel ini membedah 3 framework “heavyweight” untuk kasus penggunaan blog sederhana.
1. Astro (The King of Static)
Jujur, Astro masih menjadi raja tak tergoyahkan untuk situs konten.
Kelebihan:
- Zero Javascript by Default: Astro mengirim HTML murni ke browser. Interaktivitas hanya dimuat jika dibutuhkan (Islands Architecture).
- Content Collections: Type-safety untuk markdown/MDX bawaan. Tidak perlu pusing dengan manual configuration.
- Framework Agnostic: Mau pake React untuk UI komponen? Vue? Svelte? Bisa dicampur dalam satu halaman.
---
// Contoh komponen Astro sederhana
const title = "Halo Dunia";
---
<h1>{title}</h1>
2. 11ty (Eleventy)
Jika kamu pecinta “bare metal” dan benci framework JavaScript modern yang kompleks, 11ty adalah jawabannya.
- Build time super cepat (lebih cepat dari Astro).
- Konfigurasi minimal.
- Templating engine yang fleksibel (Nunjucks, Liquid, Handlebars).
Namun, kekurangannya adalah ekosistem plugin yang tidak selengkap Astro, dan styling pipeline yang harus diatur manual.
3. Fresh (Deno)
Pemain baru dari tim Deno. Fresh menggunakan arsitektur yang mirip dengan Astro (Islands), tapi berjalan di atas Deno runtime.
- JIT Rendering: Tidak ada build step.
- TypeScript Native: Tidak perlu config yang rumit.
Kesimpulan
Untuk tahun 2026, rekomendasi saya tetap:
- Pilih Astro jika kamu ingin keseimbangan antara fitur modern, DX (Developer Experience), dan performa.
- Pilih 11ty jika kamu ingin website yang bisa bertahan 10 tahun tanpa maintenance dependency.
- Pilih Next.js HANYA jika blog kamu butuh fitur dinamis kompleks (auth, dashboard user, dll). Jangan gunakan Next.js hanya untuk merender Markdown.
Keep it simple, keep it static.